Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

11/2/13

Kapasitas Maksimal Oksigen yang Dipergunakan oleh Tubuh (VO2MAX)

Volume O2 max ini adalah suatu tingkatan kemampuan tubuh yang dinyatakan dalam liter per menit atau milliliter/menit/kg berat badan dengan kata lain VO2 max adalah volume maksimal O2 yang diproses oleh tubuh manusia pada saat melakukan kegiatan yang intensif. Volume O2 max ini adalah suatu tingkatan kemampuan tubuh yang dinyatakan dalam liter per menit atau milliliter/menit/kg berat badan. Kita perlu ketahui juga faal dari tubuh manusia. Setiap sel membutuhkan oksigen untuk mengubah energi makanan menjadi ATP (Adenosine Triphosphate) yang siap pakai untuk kerja tiap sel yang paling sedikit mengkonsumsi oksigen adalah otot dalam keadaan istrahat. Sel otot yang berkontraksi membutuhkan banyak ATP. Akibatnya otot yang dipakai dalam latihan membutuhkan lebih banyak oksigen. Sel otot membutuhkan banyak oksigen dan menghasilkan CO2. Kebutuhan akan Oksigen dan menghasilkan CO2 dapat diukur melalui pernafasan kita.

Dengan mengukur jumlah oksigen yang dipakai selama latihan, kita mengetahui jumlah oksigen yang dipakai oleh otot yang bekerja. Makin tinggi jumlah otot yang dipakai maka makin tinggi pula intensitas kerja otot.
Tingkat Kebugaran dapat diukur dari volume Anda dalam mengkonsumsi oksigen saat latihan pada volume dan kapasitas maksimum. Kelelahan atlet yang dirasakan akan menyebabkan turunnya konsentrasi sehingga tanpa konsentrasi yang prima terhadap suatu permainan, sudah hampir dipastikan kegagalan yang akan diterima.

Cepat atau lambatnya kelelahan oleh seorang atlet dapat diperkirakan dari kapasitas aerobik atlet yang kurang baik. Kapasitas aerobik menunjukkan kapasitas maksimal oksigen yang dipergunakan oleh tubuh (VO2Max). Dan seperti kita tahu, oksigen merupakan bahan bakar tubuh kita. Oksigen dibutuhkan oleh otot dalam melakukan setiap aktivitas berat maupun ringan.

Dan semakin banyak oksigen yang diasup/diserap oleh tubuh menunjukkan semakin baik kinerja otot dalam bekerja sehingga zat sisa-sisa yang menyebabkan kelelahan jumlahnya akan semakin sedikit. VO2Max diukur dalam banyaknya oksigen dalam liter per menit (l/min) atau banyaknya oksigen dalam mililiter per berat badan dalam kilogram per menit (ml/kg/min). Tentu, semakin tinggi VO2 max, seorang atlet yang bersangkutan juga akan memiliki daya tahan dan stamina yang istimewa.

Sekalipun memiliki stamina yang istimewa, atlet tetap harus memiliki penguasaan teknik cabangnya dengan baik. Sebab, dengan teknik yang baik, sang atlet akan efisien dalam bertarung. Artinya, sekalipun lawannya memiliki stamina yang istimewa, tetapi teknik pas-pasan, atlet kita yang bakal menang.

Bagaimana mengukur VO2 max ?
Sebagai pertimbangan dalam mengukur VO2 max adalah tes harus diciptakan demikian rupa sehingga tekanan pada pasokan oksigen ke otot jantung harus berlangsung maksimal. Kegiatan fisik yang memenuhi criteria ini harus:
  1. Melibatkan minimal 50 % dari total masa otot. Aktivitas yang memenuhi kriteria ini adalah lari, bersepeda, mendayung. Cara yang paling umum dilakukan dengan lari di Treadmill, yang bisa diatur kecepatan dari sudut inklinasinya
  2. Lamanya tes harus menjamin terjadinya kerja jantung maksimal. Umumnya berlangsung 6 sampai 12 menit.
Salah satu alat ukur VO2Max adalah metode Cooper Test, metode ini cukup sederhana, tanpa biaya yang mahal dan akurasinya cukup wajar. Yakni atlet melakukan lari/jalan selama 12 menit pada lintasan lari sepanjang 400 meter. Setelah waktu habis jarak yang dicapai oleh atlet tersebut dicatat.

Rumus sederhana untuk mengetahui VO2Maxnya adalah : Jarak yang ditempuh dalam meter – 504.9) / 44.73.
Contoh :  
Andi melaksanakan Cooper Test dengan lari selama 12 menit, jarak yang dicapai adalah 2600m 
maka perhitungan VO2Max adalah sebagai berikut:
(2600 meter – 504.9) 
-----------------------  =  46.83881 mls/kg/min
             44,73 


Normative data for the Cooper Test
                Age         Excellent    Above Average     Average    Below Average       Poor
Male       13-14      >2700m    2400-2700m    2200-2399m    2100-2199m    <2100m br="">
Females  13-14      >2000m    1900-2000m    1600-1899m    1500-1599m    <1500m br="">
Males     15-16      >2800m    2500-2800m     2300-2499m    2200-2299m    <2200m br="">
Females  15-16      >2100m    2000-2100m    1700-1999m    1600-1699m    <1600m br="">
Males     17-19      >3000m    2700-3000m     2500-2699m    2300-2499m    <2300m br="">
Females  17-20      >2300m    2100-2300m    1800-2099m    1700-1799m    <1700m p="">

The following table rates performance for athletes:
                Age      Excellent    Above Average    Average        Below Average     Poor
Male      20-29    >2800m    2400-2800m      2200-2399m    1600-2199m    <1600m br="">
Females 20-29    >2700m    2200-2700m      1800-2199m    1500-1799m    <1500m br="">
Males    30-39    >2700m    2300-2700m      1900-2299m    1500-1999m    <1500m br="">
Females 30-39    >2500m    2000-2500m      1700-1999m    1400-1699m    <1400m br="">
Males     40-49    >2500m    2100-2500m     1700-2099m    1400-1699m    <1400m br="">
Females 40-49    >2300m    1900-2300m      1500-1899m    1200-1499m    <1200m br="">
Males        >50    >2400m    2000-2400m     1600-1999m    1300-1599m    <1300m br="">
Females    >50    >2200m    1700-2200m      1400-1699m    1100-1399m    <1100m p="">

No comments:

Post a Comment

 

Facebook